Sergio Ramos Minta Maaf Lukai Hidung Lawan Hingga Berdarah

Kapten dari Raksasa Spanyol, Real Madrid, Sergio Ramos kembali menjadi bahan perbincangan publik usai dirinya mematahkan hidung dari pemain Viktoria Plzen, Milan Havel dalam laga bertajuk jasa bola Liga Champions yang diselenggarakan di Doosan Arena Plzen, Rabu (7/11).

Kejadian keduanya diketahui bermula ketika Ramos dan Havel yang terlibat dalam insiden perebutan bola. Havel yang tiba-tiba membungkuk sambil memegangnya hidungnya yang mengeluarkan banyak darah membuat pertandingan harus dihentikan untuk sementara. Alhasil atas kecelakaan yang dialami oleh sang pemain membuat Havel harus ditarik keluar pada menit ke-38.

Usai pertandingan berakhir, Ramos langsung memberikan pernyataan bahwa kejadian yang barusan terjadi antara dirinya dan Havel bukanlah sebuah bentuk kesengajaan. Dirinya juga telah berusaha untuk melakukan permintaan maaf secara langsung namun sayangnya pada saat itu Havel sedang tidak ada di tempat.

Sergio Ramos Minta Maaf Lukai Hidung Lawan

Sergio Ramos Minta Maaf Lukai Hidung Lawan

“Tidak ada kesengajaan untuk menyakiti lawan, saya berusaha untuk berbicara dengannya usai laga namun dia tak ada di sana. Saya lalu mengiriminya pesan,” kata Ramos seperti dikutip dari Marca.

Selain itu, Ramos juga menyayangkan sikap dari wasit Deniz Aytekin yang tidak mengambil tindakan atas insiden kali ini.

“Kemenangan untuk membangun dan juga untuk belajar dari,” tulisnya.

“Sepak bola selalu mengajari Anda banyak hal dan malam ini saya seharusnya tidak mengalami tantangan seperti itu.

Atas kejadian tersebut, sukses menambah daftar panjang Ramos yang sering mencederai lawan. Salah satunya adalah ketika di final Liga Champions musim lalu. Dimana pada saat itu, Real Madrid harus berhadapan secara langsung dengan lawannya, yakni Liverpool.

Pada pertandingan tersebut, Ramos juga membuat tangan dari sang bintang Mohamed Salah cedera. Alhasil, Liverpool harus kehilangan pemain andalannya dikarenakan Salah yang harus ditarik keluar. Pada insiden tersebut, Ramos juga mengaku bahwa insiden yang terjadi juga merupakan sebuah ketidaksengajaan.

“Saya tak pernah menyakiti pemain lainnya. Itu tidak akan menjadikan saya pemain yang berusaha menjadi kritik dari orang-orang. Saya beruntung bisa berbicara di lapangan (dengan kemampuan),” ucap Ramos dilansir oleh Situs Agen Judi Bola Online,

Selain itu dirinya juga mengetahui bahwa kini statusnya merupakan salah satu penggawa terlama di Santiago Bernabeu. Usai ditinggalkan Cristiano Ronaldo ke Juventus, pemain asal Spanyol tersebut tidak pernah lari dari sorotan utama di tiap penampilan Real Madrid.

“Sejak Cristiano pergi, orang yang ada dalam sorotan adalah saya, namun saya dalam kondisi baik,” tutur Ramos.

Menghadapi Viktoria Plzen sendiri, Real Madrid sekali lagi berhasil mencatatakan rekor yang bagus. Los Blancos berhasil menekuk Plzen dengan skor telak 5-0. Sejak dibawah asuhan Santiago Solari, Real Madrid berhasil bangkit dari keterpurukan.

Menu